Seperti yang kita lihat, seluruh tubuh kita dilapisi oleh kulit. Selain untuk melindungi otot dan organ manusia, kulit merupakan salah satu alat ekskresi yang mengeluarkan keringat. Tidak hanya itu, kulit juga berfungsi sebagai indera peraba manusia. Karena itulah, kita bisa merasakan permukaan suatu benda.

Kulit sendiri terdiri dari dua lapisan sel. Hal itu bisa kita ketahui dengan mengamatinya di bawah mikroskop. Seperti dijelaskan oleh Aryulina, dkk., (2007:263) bahwa kulit terdiri dari epidermis dan dermis. Yang dimaksud epidermis disini adalah lapisan sel yang sangat rapat. Sedangkan dermis adalah lapisan di bawah epidermis yang letak sel-selnya agak berjauhan satu sama lain.

Pada kulit terdapat berbagai jenis reseptor yang merupakan percabangan dendrit dari neuron sensorik. Kepekaan kulit pun berbeda-beda pada setiap bagian. Seperti yang bisa kita rasakan bahwa bagian kulit yang paling peka terhadap rangsangan yaitu pada bibir dan ujung jari. Seperti dikatakan oleh Musarofah, dkk., (2005:126) reseptor yang paling sensitif (peka) untuk merasakan berbagai rangsang adalah pada jari-jari.

Sebagai penerima rangsang sentuhan (tangoreseptor), permukaan kulit kita terdiri atas berbagai penerima rangsang. Rangsang yang dapat ditanggapi oleh kulit, Sudarmono, dkk., (2006:92) adalah rangsang yang berupa panas, dingin, tekanan, sentuhan dan sakit/nyeri.

Bila kita memegang benda, maka akan menimbulkan rangsang. Seperti alat indera lainnya, berbagai rangsang yang diterima akan disampaikan ke otak. Untuk indera peraba atau kulit, rangsang diterima oleh ujung-ujung saraf peraba, untuk diteruskan ke otak, Soetarno, (2001:187). Setelah otak memprosesnya, kita dapat merasakan permukaan suatu benda. Selain itu kita dapat merasakan panas, dingin atau nyeri.

Oleh karena kulit memiliki peran yang sangat penting bagi tubuh, kita harus merawatnya agar tetap berfungsi dengan baik. Rositawaty dan Muharam, (2008:18) mengatakan bahwa agar kulitmu dapat selalu berfungsi dengan baik, kamu harus selalu merawat dan memeliharanya. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk merawat kulit agar tetap bersih dan sehat, antara lain dengan cara :

–         Mandi secara teratur dengan air bersih dan sabun mandi yang cocok.

–         Lindungi kulit dari sengatan sinar matahari secara langsung.

–         Jangan memakai pakaian yang habis dipakai oleh penderita penyakit kulit.

–         Banyak makan buah dan sayuran.

–         Mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin E.

–         Jika kulit terluka, segera diobati agar tidak terjadi infeksi.

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa kulit adalah alat indera kita yang mampu menerima rangsangan temperatur suhu, sentuhan, rasa sakit, tekanan, tekstur dan lain sebagainya. Alat indera kita merupakan aset terpenting tubuh kita, oleh sebab itu jagalah kesehatan alat indera kita agar tetap sehat dan berfungsi dengan baik.

Daftar Pustaka

 

Aryulina, Diah. 2007. BIOLOGI 2 SMA dan MA untuk Kelas XI. Jakarta : esis.

Musarofah. 2005. BIOLOGI 2 Kelas VIII SMP. Bandung : Remaja Rosdakarya.

Rositawati, S dan Aris Muharam. 2008. Senang Belajar Ilmu Pengetahuan Alam untuk Kelas IV SD/MI. Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Soetarno, R. 2001. RPAL (RANGKUMAN PENGETAHUAN ALAM LENGKAP) untuk SEKOLAH DASAR Kelas IV, V, VI. Semarang : Aneka Ilmu.

Sudarmono. 2006. Panduan Belajar Kelas 9 SMP Biologi-Fisika. Yogyakarta : Primagama.